Jembatan Baru Pulau Baai Siap Dukung Akses Logistik ke Pelabuhan Bengkulu



Bengkulu — Pemerintah terus berupaya memperkuat infrastruktur konektivitas di Provinsi Bengkulu. Salah satu proyek strategis yang kini tengah dikerjakan adalah pembangunan Jembatan Pulau Baai 1B di kawasan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar akses menuju Pelabuhan Pulau Baai, pusat kegiatan ekspor-impor dan distribusi logistik utama di provinsi tersebut.


Pembangunan jembatan dengan panjang 102,4 meter dan lebar 11 meter ini dimulai pada April 2024 dan ditargetkan selesai Desember 2025. Proyek ini menggunakan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nilai anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah. Struktur jembatan menggunakan beton girder tipe I, yang dirancang kuat untuk menahan beban kendaraan berat, terutama truk pengangkut barang dari dan menuju pelabuhan.


Menurut keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, pembangunan Jembatan Pulau Baai 1B merupakan bagian dari peningkatan jaringan jalan nasional yang menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, dan permukiman. “Jembatan ini akan menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak, sekaligus memperlancar arus barang dan jasa dari pelabuhan ke pusat kota,” ujar salah satu pejabat PUPR di lokasi proyek.


Selain meningkatkan konektivitas logistik, keberadaan jembatan baru ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah Kampung Melayu dan sekitarnya. Akses yang lebih baik diperkirakan akan membuka peluang investasi baru di kawasan tersebut.


Saat ini, progres pembangunan jembatan dilaporkan telah mencapai sekitar 30 persen. Para pekerja terlihat aktif melakukan pemasangan tiang pancang dan rangka baja utama di area proyek. Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar keselamatan.


Dengan beroperasinya Jembatan Pulau Baai 1B nantinya, arus kendaraan logistik menuju Pelabuhan Pulau Baai diharapkan menjadi lebih lancar, efisien, dan aman. Proyek ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas maritim serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Bengkulu melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Panorama Bengkulu

“Pantai Berkas Sepi, Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Bengkulu”