Jalan Utama di Tebeng Ditutup Sementara

"Jalan Utama di Tebeng Ditutup Sementara"

Perbaikan Jembatan Rusak Akibat Banjir, Lalu Lintas Dialihkan ke Jalur Alternatif

Oleh: Muhammad Rafli Yuliansyah 


BENGKULU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bengkulu selama beberapa hari terakhir kembali menyebabkan kerusakan infrastruktur. Salah satu jembatan utama di kawasan Tebeng mengalami kerusakan cukup parah setelah diterjang banjir, sehingga pemerintah setempat memutuskan untuk menutup total akses jalan utama dan segera melakukan perbaikan.

Pantauan Harian Bengkulu Aktual di lapangan, Senin (21/10), petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Bengkulu telah memasang rambu peringatan, pembatas jalan, dan tanda pengalihan arus di sekitar jembatan. Arus kendaraan dialihkan melalui Jalan Adam Malik dan Jalan Sudirman sebagai jalur alternatif.

Meski begitu, kepadatan arus lalu lintas masih terjadi di beberapa titik, terutama pada jam sibuk. Sejumlah warga dan pengendara tampak berhenti sejenak untuk mencari arah jalan lain, sementara beberapa warga sekitar turut membantu mengatur arus kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Kondisi cuaca di sekitar Tebeng sendiri masih diguyur hujan ringan disertai angin kencang, namun proses perbaikan tetap berjalan. Pekerja dari Dinas PUPR terlihat menurunkan material dan memperkuat pondasi jembatan yang sebelumnya rusak akibat derasnya arus banjir.

Salah satu warga setempat, Rudi (38), mengatakan bahwa kawasan Tebeng memang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

“Kalau hujan deras beberapa jam saja, air cepat naik dan menggenang sampai ke jalan. Sudah sering juga jembatan ini rusak karena arusnya kuat,” ungkapnya.

Pihak Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk bersabar dan berhati-hati selama proses perbaikan berlangsung. Kepala Dinas PUPR menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga minggu, tergantung kondisi cuaca di lapangan.

“Kami berupaya mempercepat pengerjaan agar jalur utama segera bisa digunakan kembali. Untuk sementara, warga diminta menggunakan jalur alternatif dan mematuhi rambu yang sudah dipasang,” ujar perwakilan Dinas PUPR.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan di wilayah Bengkulu masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Panorama Bengkulu

“Pantai Berkas Sepi, Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Bengkulu”