Balai buntar wisata sejarah dan budaya di tengah kota Bengkulu
Nama : Febrian Muharda
Npm : 24100085
Balai Buntar Bengkulu Wisata Sejarah dan Budaya di Tengah Kota Bengkulu
Tidak hanya terkenal dengan pantainya yang indah, tetapi juga memiliki berbagai situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu tempat yang menyimpan nilai sejarah dan budaya tinggi adalah Balai Buntar, sebuah bangunan tua yang kini menjadi salah satu ikon wisata heritage di Kota Bengkulu
Balai Buntar merupakan bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial Belanda yang dahulu berfungsi sebagai tempat pertemuan resmi dan kegiatan pemerintahan. Seiring waktu, bangunan
ini mengalami beberapa kali renovasi, namun tetap mempertahankan arsitektur klasik khas Eropa yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan peneliti sejarah.
Bangunan bersejarah ini terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, tak jauh dari pusat kota. Lokasinya yang strategis membuat Balai Buntar mudah dijangkau oleh wisatawan baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
transportasi umum.
Balai Buntar dibangun pada masa penjajahan Belanda sekitar awal abad ke-20. Setelah kemerdekaan Indonesia, bangunan ini sempat digunakan untuk berbagai kegiatan pemerintahan daerah Bengkulu dan kini menjadi pusat kegiatan kebudayaan serta acara resmi.
Saat ini, pengelolaan Balai Buntar berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kota Bengkulu melalui dinas terkait yang menangani bidang pariwisata dan kebudayaan. Pemerintah juga bekerja sama dengan komunitas sejarah dan pelestarian cagar budaya untuk menjaga keaslian bangunan.
Balai Buntar bukan hanya sekadar bangunan tua, melainkan saksi sejarah perkembangan Kota Bengkulu. Arsitekturnya yang megah dengan pilar-pilar tinggi dan jendela besar memperlihatkan gaya kolonial klasik yang masih terawat. Selain itu, tempat ini sering digunakan untuk kegiatan pameran seni, seminar, dan acara kebudayaan lokal, menjadikannya pusat kegiatan masyarakat.
Kondisi Balai Buntar kini cukup terawat. Pemerintah daerah telah melakukan perawatan rutin dan revitalisasi ringan untuk mempertahankan bentuk aslinya. Di sekitar bangunan juga terdapat taman kecil yang menambah keindahan dan kenyamanan pengunjung. Banyak wisatawan yang datang untuk berfoto, belajar sejarah, atau sekadar menikmati suasana klasik di tengah kota.


Komentar
Posting Komentar